Terima kasih untuk mengunjungi literasimediasosial.id!

Tolong masukan nomor telepon anda untuk mendapatkan pulsa sebesar IDR 10,000

Waspada kekuatan foto!

Gambar dan video merupakan alat yang sangat ampuh dalam menyuarakan ide atau gagasan. Bahkan, banyak peneliti menemukan bahwa gambar dan video dapat meningkatkan ingatan kita. Namun, tahukah anda bahwa banyak konten misinformasi menyesatkan di internet merupakan gambar dan video? Maka itu, kita harus menyadari bahwa gambar atau foto dapat digunakan untuk menyesatkan atau menipu masyarakat.

Berbagai macam bentuk manipulasi digunakan agar foto dan video dapat menyelewengkan suatu kebenaran. Berikut adalah beberapa bentuk manipulasi:

1. Foto asli, salah konteks: Menggunakan ulang foto asli dalam konteks, situasi, atau berita berbeda.
Contoh:
meme7

Setelah penyelidikan, ternyata almarhum meninggal karena penyakit virus, bukan karena dianiaya.


2. Pemalsuan: Foto disunting menggunakan perangkat lunak desain atau design software untuk menambahkan atau menghapuskan komponen foto
Contoh:
meme7

Kaesang Pangarep, anak bungsu dari Presiden Joko Widodo, dikira menggunakan baju Partai Komunis Indonesia (PKI). Namun, logo palu arit dalam foto tersebut telah disunting dan disebar di media sosial

3. Foto dipotong: Komponen penting sebuah foto sengaja dipotong atau dicrop sehingga menyesatkan.
Contoh:
meme7

Terdapat dua gambar: gambar yang dicrop dan gambar orisinalnnya. Gambar pertama menunjukkan gambar bayangan ikan hiu, atau ikan besar. Namun, jika kita lihat gambar utuhnya, ternyata bayangan tersebut merupakan bayangan bebek. Sebuah foto dapat dipotong sehingga memberi gambaran yang tidak benar.

Mari kita pelajari bagaimana caranya melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search), yang akan membantu kita untuk mendeteksi bentuk-betuk manipulasi tersebut.

Pencarian gambar terbalik menelusuri sumber pertama foto yang terdapat dalam jaringan. Seperti Google, kita bisa menelusuri suatu konten dengan gambar. Ternyata, banyak foto disunting dan dimanipulasi sebelum dibagikan. Walaupun metode ini kadang tidak memberikan hasil pasti, metode ini adalah langkah pertama yang baik untuk memverifikasikan sumber foto dalam jaringan.

Mari kita bahas satu contoh lagi dari bentuk manipulasi pertama, Foto asli, salah konteks.

meme7

Apakah benar foto tersebut diambil saat evakuasinya pesawat Lion Air JT-160 di bulan Oktober 2018? Ayo terapkan kedua teknik yang sudah kita pelajari: Berhenti, Bertanya, Sebutkan dan Peduli Sebelum Berbagi!

Bagaimana caranya kita cek apakah foto ini telah digunakan ulang? Kita bisa gunakan pencarian gambar terbalik. Silahkan gunakan telefon genggam atau komputer dengan mengikuti cara berikut:

  • 1. Simpan foto yang ingin anda verifikasikan
  • 2. Kunjungi www.tineye.com
  • 3. Unggah fotonya
  • 4. Di menu, pilih Sort by oldest, atau urutkan hasil dengan foto tua dahulu.

meme7

Setelah melakukan pencarian gambar terbalik, kita bisa lihat bahwa gambar bayi teserbut pertama kali diunggah ke dalam jaringan pada bulan Juli 2018, saat seorang bayi ditemukan selamat dari tenggelamnya kapal KM Lestari Maju. Gambar di Facebook yang diposting ulang asli, namun telah digunakan dalam konteks berbeda.


Dalam demonstrasi pencarian gambar terbalik ini, foto bayi yang diunggah ke tineye.com terdapat dari akun Sutopo Purwo Nugroho di Twitter yang ditemukan dari artikel detiknews ini. Karena hasil screenshot bayi dari Facebook atau WhatsApp bukanlah foto orisinal bayi tersebut, tineye.com akan memproses foto screenshot, bukan foto bayinya sendiri.

Hasil pencarian gambar terbalik menunjukkan bahwa foto bayi tersebut pertama kali diunggah pada bulan Juli 2018 tetapi tautan yang tersedia menelusuri artikel berbeda. Namun, artikel TurnHackHoax yang digunakan menyediakan tautan ke artikel Liputan6 tanggal 5 Juli 2018, yang merupakaan video bayi tersebut yang tertemu selamat dalam tenggelamnya KM Lestari Maju. Karena artikel Liputan6 tersebut merupakan video dan bukan gambar, tineye.com tidak dapat memprosesnya. Untuk memaksimalkan penggunaan tineye.com, kita harus unggah foto orisinal yang ingin kita cek. Jika hanya ada screenshot postingan yang mengandung foto tersebut, kita harus crop fotonya dari screenshot tersebut agar dapat diproses tineye.com.

Ringkasan

Konten dalam jaringan penuh dengan foto-foto yang telah dimanipulasi atau digunakan ulang. Foto dapat digunakan ulang dalam konteks berbeda, yang dapat melirukan pengertian kita tentang suatu isu. Meskipun pecarian gambar terbalik bukanlah cara yang sempurna, cara tersebut dapat membantu kita mengetahui jika suatu gambar telah digunakan sebelumnya atau diubah.

Ingat, anda merupakan peran penting dalam pencegahan penyebaran misinformasi!

Sumber gambar:
Ariwibowo Sasmito. "[SALAH] 'Korban penculikan mata di curi". TurnBackHoax. 29/10/2018. https://turnbackhoax.id/2018/10/29/salah-korban-penculikan-mata-di-curi/
Dedy Helsyanto. "[SALAH] Kaesang Kenakan Kaus Oblong Hitam Berlogo Palu Arit". TurnBackHoax. 11/02/2019. https://turnbackhoax.id/2019/02/11/salah-kaesang-kenakan-kaus-oblong-hitam-berlogo-palu-arit/
Sanjaya Ardhi. "Beredar Foto Anak Jokowi Pakai Kaos Berlambang PKI, Kaesang : Kita Nalar Sama Pakai Akal Sehat Aja". TribunnewsBogor. 27/02/2019. https://bit.ly/2Fxm8xq
Mark Andrews. "29 Photos That Show How Cropping Totally Twists The Story". EliteReaders. https://www.elitereaders.com/29-funny-cropped-photos/
Aribowo Sasmito. "[SALAH] 'Bayi selamat korban lion air jt 160'". TurnBackHoax. 30/10/2018. https://turnbackhoax.id/2018/10/30/salah-bayi-selamat-korban-lion-air-jt-610/
Sutopo Purwo Nugroho. Twitter. @Sutopo_PN. 20/10/ 2018. https://bit.ly/2ZfwHwf
Liputan6. "VIDEO: Ajaib, Bayi Selamat dari Kecelakaan KM Lestari Maju". Liputan6. 5/07/2018. https://www.liputan6.com/regional/read/3579485/video-ajaib-bayi-selamat-dari-kecelakaan-km-lestari-maju